CR965589
PLN 547500266286 12373590372909523
Grup Raga Jati : https://www.facebook.com/groups/133322460012955/694173867261142/?ref=notif¬if_t=group_activity
$ 134 Gu 0818158148
SEJARAH RAGAJATI
Ilmu
Nampon merupakan salah sumber dari keilmuan ini, yaitu jurus 1 s/d 10
(satu/manunggal/bulet, tendet, jeublag, tarik, giles, liwat , potong,
tomplok, colok, angkat) yang berasal dari Mbah Bugel Tarjian dari desa
Karang tengah Banjarnegara Jawa tengah, beliau merupakan murid langsung
dari Mbah Nampon di padalarang Bandung, beliau juga merupakan pejuang
kemerdekaan.
Setelah masa kemerdekaan mbah Bugel Tarjian
merantau ke Jawa tengah dan menetap di daerah Banjarnegara tepatnya di
daerah Karang tengah Banjar negara...dari beliaulah Ilmu Nampon menyebar
dan berkembang di JAWA TENGAH dengan berbagai versi yg ada,dikarenakan
beberapa murid2 yang sudah dipercaya dan mumpuni menguasai ilmu nampon
yang diajarkan mbah bugel Tarjian dari ribuan murid mbah Bugel. atas
ijin mbah Bugel Tarjian, mendirikan perguruan atau padepokan2 dgn nama
berbeda baik yg terorganisasi atau yang tidak terorganisasi dgn baik dan
setiap GURU BESAR telah menggabungkan keilmuan Nampon dgn keilmuan yg
didapat sebelumnya, tetapi tidak merubah kaidah inti/kunci dari jurus 1
s/d 10 hanya penambahan dari segi aplikasi dan tambahan2 pada tingkatan2
/ harkat pada Ilmu Nampon ini. Intinya sama sebagai pedoman utama dari
tiap2 masing2 perguruan.
Agar rekan2 lebih mengenal tentang
keilmuan Nampon ada baiknya mengenal tentang sejarah Ilmu nampon.
Mengenai sejarah dari Ilmu Nampon sendiri,yang kami petik dari situs
resmi Paguron Nampon dan rekan2 dari Paguron Nampon adalah sebagai
berikut;
Silat Nampon-Jawa Barat 1932 Ilmu Silat Nampon, mulai
diajarkan sejak 1932 Tenaga Dalam Nampon dinamakan juga Pencak Silat
Tenaga Dalam, merupakan gabungan aliran Cikalong, Cikaretan, Syahbandar
Kari dan Madi. Ilmu Nampon Jurus Gebreg Nampon (Gerakan regenerasi
bersama) merupakan ciptaan Alm Embah Khair yang diturunkan kepada Uwak
Nampon
hasil pelajaran Alm. Nampon yang puluhan tahun, menghasilkan
gerakan yang berbeda dari yang lain dan berlandaskan sikap pandang Alm.
Nampon yang khas. Apabila pencak silat yang lainnya merupakan rangkaian
gerakan dengan mengangkat kaki, Alm Nampon menciptakan Gerak langkah
merapat kaki selalu ditanah, dengan dasar 10 macam gerak pencak.
Lahirnya Penca Silat yang berbeda dari lainnya. Sejak awal abad 20
tahun 1930an Penca silat di Jawa Barat semakin berkembang subur menjadi
terbuka untuk orang luar bukan saja hanya yang berasal dari pesantren
pesantren Berbagai aliran penca silat bertemu di daerah seputar Cianjur
Cikalong, Cimande, dan Cikaret. Bercampur saling memperkaya .
Pada masa itu terjadilah pengembangan munculnya penemuan penemuan baru
penca silat aliran baru mulai semakin dibicarakan dimasyarakat
persilatan termasuk jurus jurus rahasia Cikalong. Alm Nampon karena
berasal dari keluarga rakyat biasa tidaklah dicatat dalam buku buku
sejarah persilatan .
Ketika kejadian sumpah pemuda 28 Oktober
1928, para tokoh pemuda pejuang bangsa Indonesia yang berada di Bandung
banyak yang belajar maenpo (silat). Tidak heran sebab silat selain salah
satu kebudayaan bangsa, juga merupakan ketrampilan yang besar
manfaatnya untuk menjaga diri. Banyak macam silat di daerah sunda namun
dari sekian macam-macam silat namun hanya ada satu silat yang dapat
mengungkapkan rahasia tenaga yang berasal dari Cianjur yang dipimpin
ajengan RH Ibrahim yang hidup antara th 1840 sampai th 1900 dengan nama
silat Cikaretan. Salah seorang muridnya yang berbakat dan disayang yaitu
Nampon, bahkan setelah RH Ibrahim meninggal, tinggal Nampon yang
meneruskan silat Cikaretan.
Jurus Gebreg Nampon (Gerakan
regenerasi bersama) Ciptaan Alm Embah Khair diturunkan kepada Uwa Nampon
hasil pelajaran Alm Nampon yang puluhan tahun, menghasilkan gerakan
yang berbeda dari lain dan berlandaskan sikap pandang Alm Nampon yang
khas. Apabila penca silat yang lainnya merupakan rangkaian gerakan
dengan mengangkat kaki Alm Nampon mencipatkan Gerak langkah merapat kaki
selalu ditanah. Dengan dasar 10 macam gerak penca. Berlainan dgn jurus
penca silat lain, Aliran Alm Nampon berpusat didada sehingga gerak
ditangan serasa kosong. Berorientasi pada kesamaan gerak. Dari seluruh
organ anggota tubuh tangan kaki, dada Tenaga otot dipusatkan di Otot
dada dan walikat, dan gerak diakhiri dengan kesamaan tindak laku otot
didada tangan kaki sabet digabreg
Dengan dasar yang khas inilah
Jurus khas ini akhirnya dikenal dengan sebutan Jurus Gebreg (Singakatan
dari gerakan Regenerasi Bersama). Karena terkenal dengan gaya Penca
Silat yang khas dan baru, muncul berbagai sebutan Ada yang menamakan
Ulin nampon, ada juga yang menamakannya Stroom, Timbangan,
Spierkracht/tenaga dalam. Nama Spierkracht saat itu banyak dikenal
sampai ke Jateng, Jatim sebagai nama penca silat ciptaan Alm Nampon
Sebagai pesilat yang mulai dikenal memiliki tenaga yang aneh, Nampon
sering diuji dan ditantang oleh pendekar dari banyak daerah. Suatu hari
dia berkunjung ke daerah Tegalega kota Bandung. Sedang bersilaturahmi
dirumah kawannya,duduk sambil berdiskusi, tiba tiba masuk seorang tidak
dikenal mengaku jawara Banten dan bertanya kepada Tuan Rumah , “Saya
mendapat kabar adanya jagoan terkenal dirumah ini, dan saya ingin coba
kebolehannya adu ilmu silat saya!”. Nampon yang kecil badan berdiam,
mendahului tuan rumah serta mengatakan “saya tidak tahu siapa yang anda
maksud, dirumah ini tidak ada yang jago silat”. Si jawara Banten berdiam
tetap duduk disitu. Saat itu masuk anak kecil yang tidak tahu
permasalahan dan naïf, langsung menciumi tangan Nampon serta menyebutkan
nama “Eh Uwa Nampon sumping” Orang yang tidak diundang langsung
berteriak “Nah kan betul ada jagoan disini, kau Nampon.. pembohong”.
Seketika menantang” Ayo keluar saya mau bunuh kau pembohong !”.
Merendah, berkali kali ditantang Nampon tetap menjawab tidak bersedia.
Akhirnya Nampon terpaksa menyanggupi dengan jaminan apabila dia mati,
keluarganya akan ditanggung oleh yang menang. Apabila dia kalah maka
Nampon tidak perlu menanggung apapun. Diserang berkali kali tidak mampu
mengenai Nampon, semakin panas emosinya dan amarah. Pada saat yang tepat
inilah Nampon mengeluarkan ilmunya dan lawannya terpental jatuh dan
tidak bangun lagi pingsan. Setelah sadar, orang tidak dikenal tersebut
mengaku kalah, dan minta belajar Ilmu Nampon.
Alm Kiagoes
Mahmoed Thamim –Pendiri Paguyuban Penca Nampon Trirasa Bandung 1902-1982
Dilahirkan di Bandung tahun 1902, Alm Kiagoes Mahmoed Thamim, sejak
kecil hobbynya adalah bermain penca silat. Alm KM Thamim setelah tamat
sekolah, bekerja di berbagai lokasi di Jawa Barat sehingga berkesempatan
belajar di berbagai perguruan termasuk Cikalong, Cikaret, Cimande.
Bakatnya sudah terlihat sejak remaja dimana KM Thamim berani menguji
berbagai pendekar yang terkenal di Bandung. Pernah setelah menikah,
isterinya yang melarang dia pergi untuk bertanding.lagi, dengan alasan
bekerja, dasar pendekar, dia diam diam pergi menguji seorang pendekar
yang mulai dikenal di kota bandung. Pulang pulang dia dimarahi istrinya
hingga harus tidur di depan beranda rumahnya, dengan kedua matanya biru
habis bertanding. Sejak 1932 Nampon mengajarkan ilmunya di daerah
Ciburial Padalarang. Semenjak itulah silatnya disebut silat Nampon.
Dalam pengajarannya dilakukan secara sembunyi-senbunyi agar supaya tidak
diketahui oleh Belanda. Pada waktu itu di Bandung ada pendekar yang
bernama Tamim Mahmud yang tinggal di Jl. Kopo. Dia sudah berguru
dibeberapa perguruan silat dan sudah lazimnya pada waktu itu para
pesilat sering mengadu kekuatan. Tamim Mahmud juga sudah menjajal
kemampuannya ke beberapa pendekar silat, tetapi tidak ada yang mampu
mengalahkan dia. Kebetulan pada waktu itu dia mendengar kabar di daerah
Padalarang ada perguruan silat yang berbeda dari yang lain. Tidak
ditunggu-tunggu lagi, dia menemui Nampon di perguruannya.
Alm
KM Thamim, langsung menyatakan ingin menguji kebolehan Uwa Nampon yang
terkenal dengan Spierkrachtnya. Alm Uwa Nampon tersenyum, sambil
mempersilahkan KM Thamim menyerangnya. Berbagai serangan selalu berhasil
dipatahkan. Pemuda yang bernama KM Thamim, kesal karena tidak merasakan
adanya apa yang dinamakan Spierkracht. “ Ach… Memang tidak ada…apa apa ”
Seketika Uwa Nampon Alm menampar KM Thamim yang sedang kesal. Kaget dan
marah karena berhasil kena ditampar, KM Thamim bangkit amarahnya
menyerang. Disaat itulah Ilmu Spierkracht dikeluarkan….
Namun
bagaimana adu kekuatan berlangsung tidak ada beritanya, yang didapatkan
adalah Tamim Mahmud menyerah kalah kepada Nampon. Demikian luar biasa
ampuhnya silat nampon, bagaimana tidak setiap Tamim Mahmud mendekati
musuhnya, dia sudah jatuh duluan. Beberapa kali dia jatuh, bangun lagi
sambil memasang kuda-kuda, tetapi setiap menerkam atau memukul lawan dia
jatuh lagi jatuh lagi. Sampai akhirnya Tamim Mahmud mengakui
kekalahannya bahkan selanjutnya berguru pada Nampon tahun 1932.
Selama belajar, Alm Nampon sudah menaruh perhatian besar kepada Alm KM
Tamim karena kemahiran dan kemampuannya menyerap Ilmu Nampon. Setahap
demi setahap Alm KM Tamim ditingkatkan dari murid menjadi pelatih. Atas
sepengetahuan Alm Nampon, Alm KM Tamim diizinkan mulai melatih di
beberapa padepokan binaan Alm Nampon di Situ Aksan, Cibadak,Babakan
Ciamis, dan di jalan Situsaeur dirumahnya Embah Lebek. Pada tahun 1937
Alm Nampon akhirnya mengizinkan Alm KM Tamim mendirikan padepokan
sendiri dan mengajar dibawah bimbingan Guru Alm Nampon di tempat
tinggalnya Uwa KM Tamim sendiri. Sejak saat itu lahirlah Paguron Penca
Silat Nampon Trirasa yang kini banyak dikenal dengan Trirasa Jalan Kopo
144. salah satu pengurus paguron Penca Silat Nampon Trirasa adalah Putra
Alm KM Tamim yaitu Joesoef Tedjasukmana yang menjabat sebagai
Sekretaris pertama Padepokan Nampon Trirasa.
Oleh karena
Padepokan Nampon di Padalarang sering diintai oleh Belanda dan dicurigai
sebagai tempat kumpulnya pemberontak ; pada tahun 1937, Bapak Alm
Nampon mengajarkan ilmunya tidak lagi di Padalarang tetapi pindah ke
Jalan Kopo 144 (dahulu Situsaeur) tempatnya Alm KM Tamim . Pada waktu
itu perguruan sudah menggunakan nama Tri Rasa dengan murid-muridnya
kebanyakan dari kalangan mahasiswa.
Bung Karno dan Moh. Natsir -
1942 Pada 1942 mahasiswa yang belajar silat ditempat itu kebanyakan
mahasiswa THS, Siswa Kweek School, AMS MULO, Arabach School, HBS dan
OSVIA. Pada waktu itulah Bung Karno dan Moh. Natsir belajar silat. Namun
apa maksudnya Bung Karno belajar silat apakah hanya untuk mengisi waktu
saja atau sengaja untuk menjaga diri. Namun yang jelas dia belajar
silat bahkan mampu sampai mengeluarkan tenaga dalam. Kita mengetahui
dari sejarah, percobaan pembunuhan beberapa kali yang gagal atas mantan
Presiden RI yang pertama, termasuk penembakan saat shalat Jum’at di
Mesjid Istana, dan penggranatan di Sekolah Cikini. Ketika ditanya oleh
salah satu murid mengenai kejadian itu Uwa Nampon hanya menjawab,
“Ya…itulah Ilmu Nampon….dan kamu belajarlah baik baik Ilmu yang saya
ajarkan….Inya Allah selamat” tutur Nampon kepada muridnya. Tokoh lainnya
yang belajar TRIRASA di antaranya Alm Gusti Husaini ( Dokter spesialis
mata), Syarif Jaya (dahulu Dokter di jalan Pungkur) dan Dr Muryani,
semua muridnya tersebar di berbagai tempat.
Di zaman Bung Karno
dan Moh. Natsir belajar ilmu silat, banyak juga anak-anak yang belajar,
dengan demikian yang belajar silat dibagi menjadi dua yaitu golongan
dewasa dan anak-anak. Untuk anak-anak sudah di ciptakan silat “kembangan
dan buah” seperti umumnya silat yang lainnya yaitu menggunakan kendang.
Silat TRIRASA ada 10 jurus, untuk anak-anak dimasukkan unsur-unsur
halus yang mengambil dari jurus Sabandar (nama daerah di Cianjur,
kenang-kenangan ketika Pak Nampon berguru ke Ajengan RH Ibrahim serta
jurus Kari dan Madi (Kari dan Madi, keduanya orang Betawi, sahabat
seperguruan Pak Nampon).
Dalam perkembangannya ketika itu
banyak kaum terpelajar dan tokoh-tokoh pergerakan yang belajar silat
kepada uwa Nampon dengan cara sembunyi-sembunyi karena apabila ketahuan
akan ditangkap oleh Belanda. Sedangkan Uwa Nampon sendiripun sebagai
tokoh pergerakan telah berani mengambil resiko untuk ditangkap sehingga
sering keluar – masuk bui. Bahkan pada masa pendudukan Jepang, banyak
serdadu Jepang yang belajar pada beliau.
Sejak Perang
kemerdekaan, dan dikarenakan sebagian besar murid Alm Nampon dan KM
Tamim menjadi pejuang, dan prajurit, padepokan dibawah binaan Nampon dan
Alm KM Tamim dinon aktifkan.
Paguron Penca Silat Nampon
Trirasa Jagasatru Pada 11 Mei 1992, di Jl. Supomo, Jakarta Selatan, 4
orang murid Trirasa yang dahulu belajar di Bandung pada Alm Kiagoes
Mahmoed Thamim , memulai pelatihan pertamanya dalam rangka melestarikan
dan mewariskan ilmu ini kepada generasi muda. Mereka adalah Alm.
Nalendra, Alm. Emir Faridz, Sudradjat Handawinata dan Indra Abidin.
Latihan dimulai dengan 11 anggota murid baru. Kemudian berkembang PPSN
Trirasa Jayakarta di Jakarta dan PPSN Trirasa Jalasutra di Bandung..
Pada tahun 2008 bergabung menjadi PPSN Trirasa Jagasatru. Sekarang PPSN
Trirasa Jagasatru, memiliki unit padepokan yang tersebar di Jakarta,
Bandung dan sekitarnya. Dengan anggota yang berasal dari berbagai
kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, pengusaha, artis
sampai dengan pejabat negara.
Paguron Penca Silat Nampon
Berawal dari dimulainya kembali kegiatan PPSN Trirasa, maka dibentuklah
organisasi PPSN yang menaungi semua padepokan berakar aliran Nampon.
Diantaranya adalah : - Padepokan Kiwari, di Soreang Bandung - Padepokan
Teratai Putih, di Jakarta Timur - Padepokan Nampon Putra, di Padalarang
Bandung - Padepokan Rajakawasa, Cilacap Jawa Tengah - Padepokan
Ragajati, Jawa Tengah – Jurus seni penyadar(JSP) Tegal, Budi suci
Cirebon, Padepokan-padepokan lainnya.
Visi Paguron Penca Silat
Nampon Adanya manusia Indonesia berkualitas, berdaya saing, mengabdi
bagi masyarakat, bangsa dan negara. Adanya manusia sehat mental,
Jasmani, rohani, beriman, dan bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa.
Misi Paguron Penca Silat Nampon Menyelenggarakan pelatihan - pendidikan
Penca Silat berbudaya asli, Tatar Sunda, berakar budaya bangsa terpilih
di Indonesia. Mengajak segenap perguruan berakar Ilmu Nampon/Jurus Lima
diseluruh nusantara membangun tali silaturahmi,
pupuk-silang-satu-terpadukan segenap potensi, kompetensinya membangun
semangat pengabdian guna manfaat sebesar besarnya masyarakat Indonesia.
Mekar-hadirkan bagi mereka yang membutuhkan melalui pembangunan
kelembagaan PPSN yang handal sejalan dengan perubahan zaman.
Kembangkan mekanisme pemeliharaan tali silaturahmi guna membangun suatu
persaudaraan dan kekerabatan kemanapun dan di bidang profesi manapun
anggota berkiprah sehingga selalu akan memiliki saudara dimanapun berada
.
Mengembangkan Ilmu Nampon bagi penciptaan pemimpin pemimpin
masa mendatang sebagaimana Alm. Uwa Nampon telah menurunkan ilmunya
memberikan bekal kepemimpinan pada muridnya Soekarno – Presiden Republik
Indonesia yang pertama, sebagai pengabdian PPS Nampon pada masyarakat
menyongsong era globalisasi menghadapi tantangan dan harapannya.
Memperkuat diri baik dalam kualitas dan kuantitas Pelatih – Pendidik
didukung kelola organisasi yang saling berkaitan.
Demikian
sejarah dari Paguron Nampon yang kami petik dari situs resmi Paguron
Nampon semoga dapat bermanfaat bagi wawasan kita semua agar mengenal
sejarah/sumber keilmuan ini dan agar kita saling mengenal sesama alur
Nampon yg menggunakan jurus 1 s/d 10.
Abah Nampon
Dokumentasi
Mbah Bugel Tarjian bersama dengan Mbah Nampon (GURU dan Murid) , mbah
Bugel Tarjian (kanan) merupakan salah satu murid terdekat dan dilatih
langsung oleh Mbah Nampon.
Almarhum Bp.Tardjian merupakan merupakan murid langsung dari Abah Nampon/mbah Nampon, nama beliau tercantum dlm susunan organisasi PERSATUAN PENCAK SILAT NAMPON (P.P.S.N) Thn 1953 sebagai wakil2 /penghubung di daerah.
Abah Nampon Tengah (duduk), sebelah kanannya Mbah Boegel Tardjian (berdiri tegap).
Mbah Bugel adalah orang pertama yang mengembangkan didaerah BANJARNEGARA JATENG tepatnya didesa Karang Tengah BANJARNEGARA kala itu pelatihannya dikenal dgn nama SPOR...dari ribuan muridnya, ada salah satu murid kepercayaan/utama dari Mbah Bugel yaitu Mbah Harno adalah murid yang berjasa membuat pelatihan SPOR menjadi terorganisasi dgn baik dengan berganti nama menjadi PERSILATAN RAGAJATI dan beliau Mbah Harno sekaligus menjadi GURU BESARnya dgn adanya PERSILATAN RAGAJATI ...
ilmu SPOR menjadi berkembang dan terkenal sampai ke manca, demikian pula pelatihan2 yg dikembangkan disekitar Banjarnegara oleh murid2 kepercayaan/utama mbah Bugel lainnya (SITEKI mbah Aechroni, mbah Karta, dan lainnya) sebelum PERSILATAN RAGAJATI berdiri menjadi terback up secara organisasi dan menjadi bagian organisasi dari RAGAJATI.
Maka tidak heran jika terjadi adanya perbedaan dalam pengembangan keilmuan ini,walau sama2 menggunakan nama RAGAJATI tapi pola pengembangan dalam tingkatan Harkatnya ada yang berbeda, tapi yang tidak bisa berubah adalah nama jurus,teknik jurus dan kunci jurus nya..landasan pedomannya, sifat karakter energinya semuanya sama.karena sumbernya sama yaitu mbah bugel Tarjian.
Mbah Nampon dengan murid2 Paguron Nampon thn 1950.
Salam Hormat dan salam persaudaraan kepada seluruh rekan2 saudara sealur RAGAJATI dimanapun berada….
Hanya sekedar berbagi sesama alur keilmuan 1 s/d 10 , beberapa tokoh
praktisi lama keilmuan ini …saat pelatihan ini masih dinamakan SPOR ,
selalu memberitahukan bahwa ini ilmu hidup dan mengungkapkannya melalui
terminologi AJARAN tentang HIDUP yaitu filosofi Sandi Sastra yang tidak
bisa diterjemahkan secara logika pikiran.
Rata-rata membutuhkan
penafsiran yang bukan hanya bersandar pada AKAL dan PIKIRAN, melainkan
dituntut adanya peran BATIN untuk menelanjangi dan memaknainya.
Memaknainya bahwa hakekat Tuhan adalah “kekosongan abadi yang padat
energi”, seperti areal hampa udara yang menyelimuti jagad raya, yang
meliputi segalanya secara immanen sekaligus transenden, tak terbayangkan
namun mempunyai energi luar biasa, hingga membuat semua benda di
angkasa berjalan sesuai kodratnya dan Irodat-Nya tidak saling
bertabrakan.
Filosofi Sandi Sastra, berkaitan dgn keilmuan 1 s/d 10 ini yang biasa dimaksud
yaitu “ GOLETEN GALIHING KANGKUNG, SUSUHING ANGIN , IJO ABANGING LOMBOK DAN TAPAKING KUNTUL NGLAYANG ...”
Makna filosofi dari sandi sastra tersebut diatas ada korelasinya dengan
pelatihan 1 s/d 10 ini dan dikatakan juga Ilmu hidup, adalah sebagai
berikut:
Sandi sastra:
1. Goleti Galihing Kangkung
ada 4 makna, terkait 10 Jurus pada kunci nafas C = nafas tdk masuk tidak
keluar = batangnya berongga & tersekat = tahan nafas.
A. Makna lain kosong = suwung. Galih = Ati = Hati = Kolbu.
Galihing Kangkung = Rasaning Urip (Rasaning Manungsa). Manungsa kudu
nduweni rasa pangrasa, manungsakake manungsa = ber- "IMAN" beragama ber-
Tuhan (ALLAH SWT).
B. Goleti Galihing Kangkung = Berguru ilmu carilah kedalamannya, carilah intinya ilmu, topnya Ilmu dlm teori sampai mentok.
Kalau sdh mentok carilah pd guru sejati, dst pd yg punya ilmu yaitu ALLAH SWT.
C. Goleti Galihing Kangkung = Goleti sejatining urip, dst CARILAH TUHAN dari mana kamu berasal.
D. Goleti Galihing Kangkung = Rongga yg tersekat adalah GUA GARBA IBU =
Pusar lobang ke 10 yg telah tertutup = C = Tahan nafas meniru janin dlm
kandungan ibu = Janatu.
2. Goleti tapaking kuntul nglayang =
Makna inti belajar ilmu apa saja harus ada hasilnya, bekasnya, kalau
lulus harus tetap membumi, ingat dari mana ia berasal. Juga berisi
nasehat bagaimana kekuatan daya cipta, fisualisasi, imajinasi, kekuatan
kenangan, penggambaran di tingkat alpha, daya khayal, ENERGI
BATIN/KESADARAN, & nasehat bagaimana mewujudkan cita2 hidup jangan
hanya berhenti di angan2.
3. Goleti susuhing angin = Maksudnya
dimana bersemayamnya roh kehidupan, di mana oksigen ditampung/diolah
oleh tubuh. Goleti padunungane sukma (roh kehidupan). dll sebagainya.
4. Goleti(sebab) ijo Abanging lombok = menjelaskan proses tentang
perjalanan Hidup sejak Nur suci sampai sedulur Papat Kelima marang
Pancer = Lahirnya 10 jurus Janin (Pacek suci, tendet, jeblag, tarik,
giles, liwat, potong ,tomplok, colok dan angkat).
Dari baru
lahir sampai mati, dari tidak ada di bumi tempat kehidupan ini sampai
kembali ke haribaaNYA. Asal tanah kembali ke tanah, api ke Api, Udara
ke udara, air ke Air.
Wassalam.....Demikian mengenai makna
sandi sastra diatas, mohon maaf jika banyak kekurangan dalam
penjelasannya, dan berharap bisa menjadi nilai tambah menyemangati diri
dalam mempelajari keilmuan ini..Trimakasih.
Kartawireja Harno
(Guru besar Raga Jati Desa cabang Gumingsir) (Guru besar Raga Jati Kota cabang Karang anyar)
! @ # $ % ^ & * ( ) _ +
1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z
Alat download youtube
siembah.com
Broker OPTION BINARY
tchanger





0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.